Tampilkan postingan dengan label radikal bebas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label radikal bebas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Maret 2013

Pengaruh Pemberian Propolis Lebah Terhadap Kadar Glukosa Darah

Abstraksi
Faktor intake makanan dengan tanpa disadari ikut menyertakan radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Jumlah radikal bebas yang turut masuk ke dalam tubuh lambat laun terakumulasi dan dapat merusak sel-sel, khususnya sel beta pankreas. Kerusakan sel-sel beta pankreas selanjutnya akan mengakibatkan penurunan hormon insulin sehingga kadar glukosa di dalam tubuh akan meningkat karena seluruh glukosa yang dikonsumsi tubuh tidak dapat diproses secara sempurna (Ganong, 1995). Menurut Tzanakakis, penggunaan propolis lebah dengan kandungan zat alami bioflavonoid yang memiliki efek antioksidan yang diduga bertindak sebagai penangkap radikal bebas sehingga dapat mencegah aksi diabetogenik untuk merusak sel beta pankreas.

Subyek penelitian yang digunakan yaitu tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi alloxan sehingga kadar glukosa darah tikus meningkat menyerupai keadaan pada Non-Insulin Dependent Diabetes Melitus atau Diabetes Melitus tipe 2. Sampel terdiri dari 9 ekor tikus yang diberi 3 perlakuan yang berbeda secara berurutan yaitu perlakuan pertama berupa pemberian pakan standar, perlakuan kedua berupa pemberian alloxan, dan perlakuan ketiga berupa pemberian propolis lebah sebagai perlakuan penelitian.

Data penelitian berupa kadar glukosa darah puasa subyek penelitian yang diambil mulai dari sebelum tikus diinduksi alloxan, setelah diinduksi alloxan, dan setelah pemberian propolis lebah. Data kadar glukosa darah puasa perlakuan pertama, kedua, dan ketiga diuji homogenitas dan normalitasnya dengan Saphiro-Wilk. Kemudian dilanjutkan dengan uji One Way-Anova guna mengetahui apakah ada perbedaan bermakna pada setiap perlakuan. Uji Anova tersebut kemudian diikuti dengan Tes Post Hoc.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah perlakuan propolis, terjadi perubahan rerata kadar glukosa darah puasa yaitu masing-masing 99,8 ±  8,8 (Standar Deviasi) (p=0,410) pada pemberian pakan standar, 113,8 ±  11,03 (SD) (p=0,625)  pada injeksi alloxan, 94,6 ± 12,24 (Standar Deviasi) (p=0,774) pada pemberian propolis lebah.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah propolis lebah dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus yang diinduksi alloxan secara bermakna dengan nilai p=0,04 yang diperoleh dari uji statistik One-Way Anova.

Sumber: Obatpropolis.com dari sumber Digital Library-Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Baca juga artikel berikut:

Stres oksidatif

Stres Oksidatif
Stres oksidatif adalah keadaan di mana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralisirnya. Akibatnya intesitas proses oksidasi sel-sel tubuh normal menjadi semakin tinggi dan menimbulkan kerusakan yang lebih banyak. Literatur medis membuktikan bahwa stres oksidatif adalah penyebab utama penuaan dini dan timbulnya penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, alzheimer, dan lain-lain. Stres oksidatif dapat dicegah dan dikurangi dengan asupan antioksidan yang cukup dan optimal ke dalam tubuh.

Transformasi protein yang terjadi akibat stres oksidatif dapat mengakibatkan disfungsi protein, kerusakan jaringan dan berkembangnya berbagai jenis penyakit. Beberapa senyawa organik yang umumnya menyebabkan stres oksidatif, dihasilkan oleh reaksi oksidasi berbagai jenis polyunsaturated fatty acid (PUFA), antara lain senyawa dengan gugus karbonil tak jenuh jenis alfa, beta seperti 4-hydroxy-2-nonenal (HNE), 4-oxo-2-nonenal (ONE), dan akrolein. Senyawa dari golongan aldehida ini dapat menyebabkan adduct intramolekular atau intermolekular terhadap protein. Beberapa studi mass spectrometric yang mengamati reaksi pada protein yang terpapar oleh aldehida murni atau PUFA yang ter-peroksidasi menunjukkan bahwa pada awal paparan terjadi Michael dan Schiff adduct, namun hanya Michael adduct yang terjadi antara residu Cys dan His, dengan senyawa turunan HNE dan ONE, yang dapat bertahan terhadap reaksi proteolisis. Variasi produk adduct yang lain akan mengalami transformasi melalui berbagai proses seperti tautomerisasi, oksidasi, siklisasi, dehidrasi, dan terkadang juga kondensasi dengan molekul aldehida yang lain, hingga terbentuk senyawa advanced lipoxidation end products (ALE) yang stabil.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Stres_oksidatif

Sumber: obatpropolis 

Baca juga artikel berikut:

Antioksidan Itu Penting Untuk Menjaga Kesehatan

Antioksidan Itu Penting Untuk Menjaga Kesehatan !
Antioksidan adalah segala bentuk substansi yang pada kadar rendah secara bermakna dapat mencegah atau memperlambat proses oksidasi (proses di mana terjadi pengurangan jumlah electron dalam reaksi kimia). Kondisi oksidasi dapat menyebabkan kerusakan protein dan DNA, kanker, penuaan, dan penyakit lainnya.

Ada dua factor yang sangat berperan dalam proses penuaan, yaitu factor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari dalam tubuh sendiri seperti bertambahnya umur, genetic, rasial, dan hormonal. Faktor internal ini sangat sulit dicegah, karena akan terbentuk secara alami. Sementara factor eksternal (berasal dari luar) yang menyebabkan penuaan dini adalah sinar ultra violet, polusi, dan udara kering.

Seiring dengan bertambahnya umur, kondisi tubuh akan menjadi tua dan menyebabkan terjadinya penurunan produksi zat antioksidan dalam tubuh. Dengan demikian, tubuh akan kekurangan tenaga, sering sakit-sakitan, terkena stroke, bahkan terjadi pergeseran pembuluh darah dan penyakit lainnya. Pada umur 40-an, produksi anti oksidan dalam tubuh hanya 50 persen dan pada umur 60-70-an akan turun menjadi 5-10 persen. Untuk itu asupan antioksidan dari luar sangat dibutuhkan.

Antioksidan merupakan senyawa penting dalam menjaga kesehatan tubuh, karena berfungsi sebagai penangkap radikal bebas yang banyak terbentuk dalam tubuh. Radikal bebas adalah spesies yang tidak stabil karena memiliki elektron yang tidak berpasangan dan mencari pasangan elektron dalam makromolekul biologi.  Tubuh manusia menghasilkan senyawa antioksidan, tetapi tidak cukup kuat untuk berkompetisi dengan radikal bebas yang dihasilkan setiap hari oleh tubuh sendiri.  Kekurangan antioksidan dalam tubuh membutuhkan asupan dari luar.

Peran Antioksidan dalam kesehatan
Tubuh dikatakan berfungsi secara normal bila pernafasan berlangsung dengan baik dan beraktifitas fisik dilakukan secara normal. Kebiasaan hidup, seperti merokok dapat menghasilkan senyawa-senyawa radikal bebas yang tidak diinginkan dalam tubuh dan akan menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Sel-sel sehat menjadi lemah, tubuh akan mudah terkena penyakit-penyakit tidak diinginkan seperti gangguan jantung dan kanker.
Antioksidan seperti vitamin, E dan karotenoid (beta-karoten, likopen, dan lutein) mempunyai peran yang cukup penting dalam membantu pencegahan kerusakan sel-sel sehat akibat adanya radikal bebas tersebut. Bila mulai menerapkan pola hidup sehat akan sangat membantu tubuh dalam mengurangi resiko keracunan akibat radikal bebas (stress oksidatif). Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran sangat dianjurkan untuk mencukupi asupan antioksidan dari luar.

Bagaimana radikal bebas merusak sel dan jaringan dalam tubuh … dan bagaimana antioksidan bisa membantu memulihkan kesehatan sel dan jaringan tubuh. .... Lihat video berikut:



Sumber: Obatpropolis.com

Baca juga artikel berikut:

Jumat, 15 Maret 2013

Radikal Bebas Dan Pengaruhnya Pada Kesehatan

Radikal Bebas Dan Pengaruhnya Pada Kesehatan

Radikal bebas (free radical) biasa di sebut juga oksidan sebenarnya adalah sejenis partikel terkecil dari suatu molekul yang mengandung gugusan elektron yang tidak berpasangan pada orbit terluarnya. Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah elektron dari pasangan elektron bebasnya, sehingga molekul radikal menjadi tidak stabil dan mudah sekali bereaksi dengan molekul lain, membentuk radikal baru.

Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat pemicu radikal dalam makanan dan polutan lain.  Di dalam tubuh, radikal bebas akan menurunkan kesehatan akibat terjadinya proses oksidasi. Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata. Contoh penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas adalah serangan jantung, kanker, katarak dan menurunnya fungsi ginjal.

Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga terjadi mutasi. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker. Tubuh manusia, sesungguhnya dapat menghasilkan antioksidan tetapi jumlahnya sering sekali tidak cukup untuk menetralkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh (stress oksidatif). Atau sering sekali, zat pemicu yang diperlukan oleh tubuh untuk menghasilkan antioksidan tidak cukup dikonsumsi. Sebagai contoh, tubuh manusia dapat menghasilkan Glutathione, salah satu antioksidan yang sangat kuat, hanya saja, tubuh memerlukan asupan vitamin C sebesar 1.000 mg untuk memicu tubuh menghasilkan glutahione ini. Keseimbangan antara antioksidan dan radikal bebas menjadi kunci utama pencegahan stres oksidatif dan penyakit-penyakit kronis yang dihasilkannya.

Radikal Bebas Berkontribusi Besar Pada Proses Penuaan
Pada umumnya semua sel jaringan organ tubuh dapat menangkal serangan radikal bebas karena di dalam sel terdapat sejenis enzim khusus yang mampu melawannya, tetapi karena manusia secara alami mengalami degradasi atau kemunduran seiring dengan peningkatan usia, akibatnya pemusnahan radikal bebas tidak dapat terpenuhi dengan baik, maka Kerusakan jaringan terjadi secara perlahan-lahan.  Contohnya: di kulit menjadi keriput karena kehilangan elastisitas jaringan kolagen serta otot, terjadinya bintik pigmen kecoklatan /flek pikun, parkinson, Alzheimer karena dinding sel saraf yang terdiri dari asam lemak tak jenuh ganda merupakan serangan empuk dari radikal bebas.

Bagaimana radikal bebas merusak sel dan jaringan dalam tubuh … dan bagaimana antioksidan bisa membantu memulihkan kesehatan sel dan jaringan tubuh. .... Lihat video berikut:



Sumber: Obatpropolis.com

Baca juga artikel berikut:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...